Merek dan Descendants of the Sun: Ini Soal Product Placement

Descendants of the Sun

Foto diambil dari sini

Para perempuan di Asia bisa jadi kini tengah mengalami withdrawal syndrome setelah drama Descendants of the Sun selesai masa tayangnya. Bagi Anda yang bukan penggemar drama Korea, Descendants of the Sun adalah Kdrama yang menjadi hits di Asia.

Rating drama ini sangat tinggi, mencapai 38,8%, dan membuat banyak perempuan tergila-gila terhadap drama ini, terutama pada aktor dan aktrisnya yang cantik dan ganteng.

Tapi saya bukan mau membahas soal dramanya, melainkan soal product placement dan bagaimana merek yang terlibat dalam drama ini panen revenue pasca kesuksesan Descendants of the Sun menyapu kawasan Asia.

Tidak seperti kebanyakan Kdrama yang umumnya drama kejar tayang, Descendants of the Sun diproduksi seluruhnya sebelum ditayangkan pada Februari lalu.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina bagi sebuah drama untuk bisa ditayangkan di sana. Descendants of the Sun memang sejak awal ditargetkan dapat ditayangkan berbarengan di Korea Selatan dan Cina.

Akibatnya mereka tidak bisa mengandalkan iklan sebagai sumber pendanaan. Sulit meyakinkan pengiklan untuk berinvestasi tanpa mereka bisa melihat respon penonton sebelumnya.

Padahal bujet produksi mereka begitu tinggi. Menurut berita yang dilansir oleh The Korean Times biaya produksinya menyedot dana hingga mencapai 13 miliar won atau sekitar US$ 11,3 juta .

Sulitnya meyakinkan pengiklan untuk mengucurkan dana, membuat mereka harus bergantung pada product placement untuk menutupi biaya produksi yang itu tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Kim Si-hyoung, Director of Photography drama ini saat diwawancara oleh KBS2.

Menurut berita yang dirilis oleh The Korean Herald, Next Entertainment World (NEW), rumah produksi yang membuat Descendants of the Sun, berhasil mendapatkan dana sebesar 3 miliar won atau sekitar US 2,6 juta dari product placement untuk mendanai drama ini. Sisanya sebagian didanai oleh pemerintah Korea Selatan.

Ada sederet merek yang melakukan product placement di drama ini. Sebut saja Samsung, Hyundai Motor, perusahaan kosmetik Amore Pacific pemilik brand Laneige, restoran cepat saji Subway, merek perhiasan J-Estina, dan produk minuman kesehatan Cheong Kwan Jang Red Ginseng.

Panen Revenue

Melakukan product placement di drama ini merupakan pertaruhan besar bagi merek yang biasa beriklan di Kdrama, karena drama ini diproduksi penuh sebelum ditayangkan. Merek tidak bisa melihat respon penonton seperti yang umumnya berlaku. Umumnya Kdrama diproduksi berbarengan dengan masa tayangnya atau istilahnya kejar tayang.

Tapi apa yang mereka pertaruhkan menuai hasil yang sepadan. Merek-merek yang melakukan product placement di Descendants of the Sun mendapatkan hasil yang menggembirakan. Bukan hanya awareness yang dicita-citakan tercapai, investasi mereka kali ini juga berdampak langsung pada angka penjualan.

Hyundai Motor misalnya, penjualan Tuscon, SUV yang dikendarai oleh Song Joong Ki, aktor utama dalam drama ini, naik sekitar 10 persen di pasar lokal

“Kami menandatangani kontrak product placement di drama ini sebagai bagian dari stategi marketing kami. Kami bertujuan meningkatkan market profile di Cina. Kami melihat drama ini dapat mendukung tujuan tersebut mengingat drama ini dibintangi oleh Song Hye Kyo dan Song Joong Ki serta ditayangkan juga di Cina,” kata Baek Byung-uk, Manajer di Hyundai Motor.

Selain Hyundai Motor, Amore Pacific sebagai pemilik merek Laneige juga menuai keuntungan. Kenyataan bahwa brand ambassador mereka, Song Hye Kyo menjadi aktris utama dalam drama ini ikut mendorong awareness terhadap merek mereka.

Laneige

Foto diambil dari sini

“Jumlah pencarian ‘Lipstick Song Hye Kyo’ di internet naik 11 kali lipat setelah drama Descendants of the Sun tayang. Dan lipstick Two-tone Lip Bar yang disebut sebagai lipstick Song Hye Kyo ini menjadi best seller pada bulan Maret dan habis terjual di beberapa outlet,” kata perusahaan Amore Pacific dalam pernyataan tertulis yang dirilis oleh The Korean Herald.

Sementara menurut 11st Street, retailer online Korea yang mengelola situs berbahasa Cina mengungkapkan bahwa produk BB Foundation Cushion yang dikeluarkan oleh Laneige mengalami peningkatan penjualan 10 kali lipat pada 14 Maret dan 20 Maret.

“Kdrama umumnya dirilis di Cina beberapa bulan setelah penayangannya di Korea Selatan, sehingga dampaknya pada penjualan produk yang terkait dengan drama tersebut juga baru terlihat beberapa bulan setelahnya. Karena Descendants of the Sun ditayangkan berbarengan, maka respon konsumen pun juga terlihat secara instan,” jelas Yoo Sang-woo, Sales Director 11st Street.

Hal serupa juga dialami oleh restoran cepat saji Subway. “Asosiasi merek dengan kesuksesan drama ini jelas memberikan dampak besar pada brand awareness. Kami melihatnya langsung pada peningkatan pencarian online dan peningkatan pada traffic dan penjualan di gerai-gerai kami, terutama yang berada di Korea Selatan,” ujar Eileen Lau, Marketing Manager Subway untuk Asia Tenggara dan Korea Selatan.

Melakukan product placement dalam sebuah tayangan, apakah itu drama seri atau film tentu sebuah pertaruhan bagi merek. Mereka menanggungnya bersama dengan rumah produksi yang membuat tayangan tersebut.

Ketika drama sukses, seperti yang dialami oleh Descendants of the Sun atau My Love From the Star atau Boys Over Flower, merek yang melakukan product placement akan memanen keuntungan.

Keuntungan langsung tentu berupa kenaikan penjualan, yang tidak langsung adalah awareness yang lebih luas. “Popularitas tayangan ini membuat kami dapat memperbesar efek melalui posting di media sosial untuk mendorong produk kami. Kami juga bisa menggunakan tayangan sebagai materi penjualan produk yang dipakai di dalamnya,” kata Doreen Chia, Brand Manager Laneige Singapura seperti dilansir oleh http://www.marketing-interactive.com.

Faktor Hoki

Tentunya keberuntungan menjadi faktor yang menentukan dalam sebuah product placement. Tidak ada yang bisa menjamin kesuksesan sebuah product placement. Sama halnya seperti tidak ada yang bisa menjamin kesuksesan sebuah film atau drama.

Namun, merek bisa tentu bisa melakukan perhitungan terhadap risiko yang mungkin harus ditanggung. Selain tentunya melihat kekuatan dan kelemahan tayangan itu sendiri.

Jangan lupa, selalu ada kemungkinan bahwa kesuksesan sebuah tayangan tidak memiliki dampak signifikan pada merek yang tampil di dalamnya. Hal tersebut harus pula dipertimbangkan oleh pemilik merek sebelum memutuskan melakukan product placement.

Namun, segalanya tentu punya risiko. Jangan terlalu takut dalam mengambil sebuah langkah selama hal tersebut masih sejalan dengan strategi marketing yang memang sedang dijalankan. Ada banyak contoh kegagalan product placement, tapi selalu ada contoh sukses yang perlu juga kita pikirkan. Kasus dengan drama ini mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s